Minggu, 05 Januari 2014

MELUPAKAN

Benar kata orang. Ada beberapa hal yang memang mudah diucapkan di dunia ini tetapi sulit untuk mengaplikasikannya. Seperti hal ini, melupakan. Mudahkah untuk melupakan? Mari kita berpikir dan merenung pada hati kita masing-masing. Lupa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti lepas dari ingatan, tidak dalam pikiran (ingatan) lagi. Simaklah definisi itu. Hmm... rupanya jika menyerapnya memang mudah untuk dilakukan. Cuma... ya itu tadi. Susah dilakukan. 

Kadang, ketika kita mencoba untuk melupakan sesuatu entah itu yang baik atau yang buruk, sering kita berkata: you are forgiven but not forgotten. Artinya, dalam proses melupakan pasti ada kaitannya dengan apa yang telah dilakukan sese-orang atau adanya memori dalam hidup kita. Orang tersebut pasti telah mematri memori sehingga membekas dalam hati kita. Entah memori-memori manis, asam, atau pahit yang pastinya akan memperkaya pengalaman kita dalam mengarungi hidup.

Nah, banyak orang bilang kalau melupakan butuh waktu dan proses. Apalagi kalau orang yang kita berusaha lupakan adalah orang yang membuat kesalahan yang sungguh berat. Terkhusus lagi... masalah cinta. Aduh! Hal yang membuat hidup kita penuh liku dengan berbagai masalah. That's what makes your life bittersweet.

Di sini, saya akan membahas melupakan karena hal yang 'satu' itu dan memang benar-benar terjadi dalam hidup saya. Tips yang diberikan sahabat saya, Veronica Widya, rupa-rupanya lumayan 'nampol' bahkan ada sedikit kemiripan dengan tips yang diberikan Dwitasari, yaitu jangan pernah kepo tentang hidup dia, entah di media sosial atau di mana pun, termasuk curhat dengan orang tentang kehidupannya.

Sekali kau coba untuk kepo, maka mungkin kamu hanya akan menggoreskan kepedihan di hatinya dan keluarlah kalimat ini, "Aku susah melupakannya!"

Ingatlah, "manusia adalah apa yang dipikirkannya". Sepertinya semacam su-gesti namun pepatah ini tepat untuk menyemangati kita mencapai apa yang kita mau. Jika kita berkata kita bisa melupakan orang itu, maka kita akan benar-benar melupakannya.

Selamat melupakan. []

Tidak ada komentar:

Posting Komentar