Cinta.
Jangan pernah lagi kau
sibakkan tirai itu.
Karena sekali kau sibakkan
tirai di hadapanmu,
maka masa lalulah yang akan
bersinar.
Mentari kemarin…
Maupun mentari yang terbit
hari ini…
Akan tetap sama.
Berlalu dari singgasananya
melalui jalur timur,
dan akan kembali ke
singgasananya melalui jalur barat.
Langitpun masih sama.
Biru di kala terang,
dan kelam di kala gelap.
Mayapada yang akan kita
arungi pun…
Takkan berubah.
Samudera yang akan kita
jelajahi pun…
Masih membiru.
Cinta.
Tutuplah tirai itu.
Aku mohon, tutuplah.
Biar kubawa kau kembali
mengarungi mayapada nan berpasak ini.
Tak kan kubiarkan kau tercebur kembali ke dalam
tasik nan pedih ini.
Percayalah padaku.
Nakhodamu.
Kini.
Salatiga, 230913
Tidak ada komentar:
Posting Komentar